
Berhentilah menunggu handuk Anda menjadi hangat
Kita semua pernah mengalaminya. Setelah keluar dari kamar mandi yang ber-udara panas, kita mengambil handuk dan menyadari bahwa handuk tersebut sama dinginnya dengan udara di sekitar kita. Alat penggantung handuk tradisional bekerja secara lambat; alat tersebut membutuhkan waktu lama untuk memanaskan air atau logam yang digunakan sebagai elemen pemanas.
Kami memutuskan untuk memperbaiki hal ini dengan menggunakan teknologi inframerah (IR). Dengan teknologi ini, handuk akan langsung menjadi hangat begitu sistem dihidupkan.
Bagaimana cara kerja panas tersebut?
Inframerah tidak digunakan untuk memanaskan udara di ruangan. Panas tersebut langsung menuju ke serat kain handuk. Hal ini menyebabkan molekul-molekul air di dalam handuk bergetar, sehingga panas pun tercipta secara instan.
Ketika sistem diaktifkan melalui pusat kontrol rumah pintar, handuk akan langsung menjadi hangat, tanpa perlu menunggu lebih dari 20 menit. Prosesnya mirip seperti mematikan/menghidupkan lampu, tetapi untuk tujuan pemanasan.
Membuatnya lebih cerdas (dan menghemat biaya)
Untuk membuat sistem ini berfungsi, kami menghubungkannya ke kontroler Zigbee atau Matter. Namun, ini bukan sekadar sakelar on/off biasa. Kami juga menambahkan logika tertentu agar sistem berfungsi dengan optimal.
Sistem ini akan bekerja dengan daya penuh selama sekitar 10 menit—cukup untuk membuat handuk yang masih basah menjadi kering dan hangat. Setelah itu, sistem akan beralih ke mode konsumsi daya yang lebih rendah. Dengan cara ini, handuk akan tetap hangat tanpa merusak kainnya atau membuat tagihan listrik melonjak.
Detail penting
Panas yang cepat memang bagus, tetapi intensitasnya juga tinggi. Jika digunakan housing plastik murahan, handuk bisa rusak atau meleleh. Itulah sebabnya kami menggunakan radiator aluminium dan bahan keramik tahan panas. Bahan-bahan ini memastikan bahwa panas tetap berada di atas handuk, dan tidak sampai ke bagian bracket dinding.
Sebagai catatan tambahan mengenai sisi listrik: perangkat ini membutuhkan daya yang besar saat dihidupkan. Jika kabel listrik Anda sudah usang atau pemutus arusnya lemah, listrik bisa padam. Pastikan kabel listrik Anda mampu menahan beban listrik yang tinggi, bukan hanya beban rata-rata saja. Setelah itu, sistem akan berfungsi dengan baik sesuai kebutuhan Anda.